Onlain bookmaker bet365.com - the best bokie

PENGGUNAAN MADU

 

penggunaan-madu

Madu merupakan produk yang dihasilkan dari nektar bunga yang diproses dalam pencernaan lebah yang selanjutnya terkonsentrasi lewat proses dehidrasi dalam sarang lebah madu. Madu memiliki susunan dan komposisi kimia yang sangat komplek yang bervariasi tergantung dari sumber botaninya. Madu telah digunakan baik sebagai makanan atau obat selama ribuan tahun. Penggunaan madu oleh manusia bisa dilacak 8000 tahun kebelakang dengan bukti yang telah tunjukkan oleh lukisan gua kuno. Diketahui mempunyai peran penting sebagai obat tradisional, dalam beberapa dekade terakhir, madu diteliti dan diuji secara klinis oleh beberapa lembaga riset, dan telah menemukan tempatnya di pengobatan modern. Madu dilaporkan mempunyai efek pencegahan terhadap sekitar 60 jenis bakteri, beberapa jenis bakteri dan virus. Kemampuan madu sebagai antioksidan mempunyai peranan penting dalam mengobati berbagai macam penyakit mengingat luasnya spektrum zar yang terkandung meliputi phenolics, peptides, asam organik, enzim, dan produk reaksi Maillard.

Sebuah lukisan gua di Spanyol menunjukkan bahwa madu telah digunakan umat manusia selama ribuan tahun. Bangsa Mesir kuno, Asirria, Cina, Yunani, dan Romawi mempergunakan madu sebagai obat luka, dan sakit pencernaan. Dalam artikel ini akan dijelaskan sedikit tentang penggunaan madu pada masa lampau dan zaman modern.

  • Obat Tradisional

Peradaban kuno menganggap madu adalah salah satu anugerah alam terbesar yang diberikan pada manusia. Secara tradisi, menurut tulisan di kitab Ayurveda, madu Adalah hadiah bagi mereka yang punya masalah pencernaan. Penggunaan madu juga dianggap mempunyai manfaat meredakan batuk. Madu juga dianggap mampu menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Madu merupakan obat yang sangat populer pada peradaban. Mesir kuno, disebut 500 kali pada 900 obat, dan menjadi resep standar untuk mengobati luka seperti yang dalam papirus Smith (sebuah teks Mesir kuno yang tertanggal 2600-2200 SM. Berbagai simbol-simbol hieroglyphic diterjemahkan sebagai mrht (minyak), byt (madu), ftt (serat) . Hampir semua pengobatan Mesir kuno melibatkan madu dicampur dengan anggur dan susu.

  • Antibakteri

Berperan penting sebagai obat tradisional, selama beberapa dekade terakhir, madu menjadi subjek penelitian laboratorium dan klinis. Sifat antibakteri pada madu adalah salah satu penemuan paling penting yang diketahui pertama kali pada tahun 1892 oleh Van Kete. 

Madu dilaporkan memiliki sifat pencegahan terhadap sekitar 60 jenis bakteri baik bakteri aerob maupun bakteri anaerob, gram posotif dan gram negatif. Patogen diketahui juga sensitif terhadap sifat anti-infektif madu dengan efek yang berlipat-lipat.

Mekanisme sifat antimikroba madu berbeda dengan antibiotik, yang mana akan membunuh bakteri dengan cara menghancurkan dinding sel atau menghambat metabolisme intracellular pada bakteri. Cara kerja antibakteri madu berhubungan dengan empat kandungan zat yang ada dalam madu. Pertama-tama, madu akan menyerap kadar air dari lingkungan sekitar yang akan membuat bakteri dehidrasi. Kandungan gula pada madu cukup tinggi untuk bisa menghambat pertumbuhan mikroba, tetapi hal itu bukanlah alasan satu-satunya efek antibakteri madu ini. Kedua, pH madu bernilai antara 3.2 - 4.5, yang artinya madu punya keasaman yang cukup rendah untuk bisa menghambat pertumbuhan hampir semua mikroorganisme. Hydrogen peroxide yang diproduksi oleh glucose oxidase adalah faktor yang ketiga dan mungkin komponen yang paling berperan penting dalam hal sifat antibakteri madu, meski beberapa penulis percaya bahwa aktivitas nonperoxide lah yang paling berperan penting. Dan yang terakhir, faktor adanya beberapa senyawa fitokimia antibakteri yang ditemukan dalam madu.

  • Pemanis

Kebanyakan orang menggunakan madu sebagai pengganti gula karena rasanya yang manis, dan juga karena zat yang manis ini lebih sehat dibanding gula putih. Meski pada akhirnya, tubuh kita mencerna madu sama halnya seperti gula biasa, sebagai glukosa dan fruktosa.

"Madu pada dasarnya adalah gula," ujar Dr. Jonny Bowden dalam bukunya yang berjudul The 150 Healthiest Foods on Earth. "jika kalian mempunyai penyakit gula, gunakan secara bijak."

Ketika madu dicerna dalam tubuh kita, kandungan gula sederhana - yaitu glukosa dan fruktosa - menunjukkan reaksi yang berbeda. Hampir semua sel tubuh bisa menggunakan glukosa, yang mana akan meningkatkan level gula darah dan akan mengirim sinyal pada hormon insulin kita agar mengirim glukosa ke sel sebagai sumber energi atau untuk menyimpannya dalam bentuk glikogen atau lemak. Kadar glukosa yang rendah bukan berarti madu tersebut lebih sehat. Sedangkan fruktosa tidak meningkatkan level gula darah, melainkan akan langsung dikirim ke hati.

Pada intinya, gunakan madu secara bijak dan tidak berlebihan. Sesuatu yang akan berefek baik bisa menjadi sumber penyakit jika kita mengkomsusinya secara berlebihan. Dan madu tetap lebih baik dibanding gula pemanis buatan atau sirup jagung fruktosa-tinggi.

  • Makanan Suplemen

Madu adalah zat alami yang terdiri dari fruktosa - glukosa serta oligosaccharida, protein, vitamin and mineral. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa madu adalah sumber karbohhidrat yang sangat efektif untuk atlet sebelum dan setelah olahraga dan selama latihan ketahanan.

  • Pengawet Makanan dan Prebiotik

Komponen Hydrogen peroxide dan non peroxide yang ditemukan dalam madu mampu menghambat pertumbuhan Shigella, Listeria monocytogenes, dan juga Staph. aureus sehingga bisa membantu mengawetkan makanan, meski Clostridium botulinum kadang ditemukan dalam madu walaupun dengan jumlah yang sedikit. Selain itu, madu berpotensi digunakan sebagai sumber alami antioksidan untuk mengurangi efek buruk polyphenol oxidase yang dihasilkan oleh proses pemasakan buah dan sayur-sayuran.

Prebiotik adalah makanan suplemen non-cerna yang bisa mengubah keseimbangan ekosistem mikroflora dalam usus yang akan menstimulasi pertumbuhan dan aktifitas organisme yang menguntungkan dan menekan pertumbuhan bakteri jahat yang berpotensi membahayakan kesehatan. Madu diketahui sebagai pemanis yang paling sesuai untuk produk susu fermentasi tanpa menghambat pertumbuhan bakteri umum seperti Strep. thermophilus, Lactobacillus acidophilus, Lacto. delbruekii dan Bifidobacterium bifidum yang sangat penting untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan. Madu juga meningkatkan dan mendukung pertumbuhan bifidobacterium, yang mana merupakan manfaat langsung dari adanya kandungan berbagai jenis oligosaccharida.

  • Obat Luka

Efek madu yang sangat cepat dalam membersihkan luka utamanya karena kombinasi aliran osmotik dan efek bioaktif pada madu. Enzim glukosa oksidase madu menyediakan glukosa ke leukosit, yang penting untuk mendorong pernapasan yang akan menghasilkan hidrogen peroksida yang mengarah ke aktivitas antibakteri makrofag. Keasaman madu lebih lanjut membantu aktivitas antibakteri. Adanya berbagai asam amino, vitamin dan trace mineral juga memiliki efek langsung dalam menutrisi langsung pada regenerasi jaringan. Aliran luar osmotik setelah pengaplikasian madu membantu mengangkat kotoran dan debu pada bagian yang luka. Madu tidak akan lengket pada perban pembalut luka dan meminimalisir rasa sakit ketika mengganti perban. Tetapi, Beberapa orang mengalami rasa sakit atau ketidaknyamanan. Ini mungkin disebabkan karena ujung saraf terpapar langsung dengan madu yang asam. Efek pembersihan infeksi yang terlihat saat madu dioleskan pada luka mungkin mencerminkan lebih dari sekadar sifat antibakteri. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa proliferasi limfosit B-limfosit perifer dan limfosit T dalam kultur sel dirangsang oleh madu pada konsentrasi 0,1%; dan fagosit diaktifkan oleh madu pada konsentrasi 0,1%. Dalam satu penelitian, madu alami secara signifikan meningkatkan faktor nekrosis tumor-a (TNF-a), interleukin (IL) -1ß dan pelepasan IL-6 dari sel MonoMac-6 (dan monosit manusia) yang akan mengaktifkan respons kekebalan tubuh terhadap infeksi. Oleh karena itu, diperkiran bahwa efek madu pada penyembuhan luka sebagian dapat dikaitkan dengan stimulasi sitokin inflamasi dari sel monosit. Selain itu, penggunaan madu memiliki keuntungan ekonomis bagi pasien. Penyembuhan yang lebih cepat mengurangi masa tinggal pasien di rumah sakit dan biaya operasi bedah.

Официален блог на WebEKM EKM очаквайте сайта онлайн скоро.

Download Free Templates http://bigtheme.net/ free full Wordpress, Joomla, Mgento - premium themes.

Website ini hanya bersifat informasinal dan tidak dimaksudkan mendiagnosis,
merawat, atau mencegah penyakit atau kondisi medis apapun. Sebelum
menggunkan bahan-bahan untuk pengobatan alami, disarankan untuk
untuk berkonsultasi dengan petugas medis profesional berlisensi.

Copyright © 2017 thibbun-nabawi.com

Powered by Warp Theme Framework
PENGGUNAAN MADU